IMG_20190309_204337

Pertamina EP Cepu Bantu Sarana Sanitasi untuk Warga Kaliombo

BOJONEGORO – Dalam rangka mendorong dan mempercepat terwujudnya komunitas dan desa ODF (Open Defecation Free) atau desa yang terjaga sanitasinya, Pertamina EP Cepu (PT Pertamina EP Cepu) menyerahkan bantuan sarana sanitasi bagi 130 KK di Desa Kaliombo, Kabupaten Bojonegoro.

Penyerahan bantuan dilakukan bersamaan dengan acara Musyawarah Desa dan Kampanye Kesehatan yang diinisiasi PT Pertamina EP Cepu dengan pemerintah Desa Kaliombo, pada Jumat (8/3/2019). Acara yang diadakan di Balai Desa Kaliombo tersebut dihadiri Community Relations CSR PT Pertamina EP Cepu Edi Arto, Camat Purwosari Bayudono, Kepala Desa Kaliombo Dasmin, dan Kepala Puskesmas Purwosari dr. Novi.

Menurut Edi Arto, tingginya komitmen PT Pertamina EP Cepu terhadap ketersediaan akses sanitasi sekaligus mendukung Gerakan Desa Sehat dan Cerdas (GDSC) yang merupakan program Pemerintah Kabupaten Bojonegoro.

“Program Akses Sanitasi yang menyasar empat desa di wilayah Bojonegoro ini sudah diimplementasikan PT Pertamina EP Cepu sejak tahun 2016 sehingga total Penerima Manfaat hingga saat ini adalah 390 KK,” jelas Edi.

Adapun empat desa yang disasar termasuk dalam wilayah Area Akses Jalan (AAJ) Project Gas Jambaran – Tiung Biru (JTB).

Baik Kepala Desa Kaliombo maupun Camat Purwosari mengapresiasinya program pengembangan masyarakat yang diterapkan oleh PT Pertamina EP Cepu.

“Sinergitas PT Pertamina EP Cepu dengan Pemerintah Kabupaten sesuai dengan cita-cita Bojonegoro menuju Open Defecation Free (ODF). Karena itu, kami mengucapkan terima kasih kepada PT Pertamina EP Cepu yang telah membantu kami meningkatkan kesehatan warga kami,” ujar Bayudono.

Selain menyerahterimakan paket MCK kepada TP PKK Kabupaten dan Pemerintah Desa, PT Pertamina EP Cepu juga bekerja sama dengan TP PKK dalam upaya peningkatan pengetahuan dan pemahaman masyarakat akan pentingnya Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) melalui pemanfaatan fasilitas MCK yang benar.

“Kegiatan kampanye kesehatan ini merupakan bagian penting dalam keberlanjutan program Akses Sanitasi, untuk meningkatkan rasa tanggung jawab penerima manfaat dalam mempergunakan akses sanitasi yang efisien dan efektif,” pungkas Edi.

Comments are closed.