Masa Pandemi, PEPC Kembali Raih Penghargaan Dari Menteri Tenaga Kerja RI

Posted by Admin

Jakarta - PT Pertamina EP Cepu (PEPC), sebagai pelaksana proyek pengembangan Lapangan Gas Unitisasi Jambaran Tiung Biru (JTB), kembali menerima penghargaan dari Menteri Tenaga Kerja Republik Indonesia, Ida Fauziyah dalam momen Penganugerahan Penghargaan K3 2020 di Jakarta pada Kamis (8/10).

Penyerahan penghargaan yang dilangsungkan secara daring tersebut melibatkan banyak peserta dari seluruh wilayah Indonesia. Meskipun acara Penganugerahan Penghargaan K3 2020 dilakukan secara virtual, namun tidak mengurangi nilai apresiasinya. Event penghargaan ini selalu memiliki nilai lebih yang menjadi penyemangat para penerimanya.

PEPC yang dalam penganugerahan di wakili oleh Pjs VP HSSE PEPC, Defrinaldo mendapatkan penghargaan dalam kategori jam kerja selamat. Adapun periodenya ialah 23 Oktober 2017 hingga 31 Oktober 2019. Dalam Proyek Pengembangan Gas Lapangan Unitisasi JTB sendiri, hingga kini telah mencapai 21 juta lebih jam kerja selamat. Capaian ini bisa diperoleh karena tingginya penerapan budaya disiplin oleh masing-masing pekerja yang ada di lingkungan PEPC. PEPC senantiasa rutin mengkampanyekan kegiatan kerja yang aman, efisien dan produktif.

Menurut Defrinaldo yang akrab dipanggil Aldo, penghargaan ini merupakan bukti kongkrit pengakuan pemerintah bahwa PEPC memiliki nilai-nilai baik yang menjadi penggerak operasionalnya, sehingga bisa menjadi perusahaan berkelas. "Dalam kondisi yang serba terbatas, mengalami penguncian di berbagai sisi karena pandemi, Alhamdulillah PEPC bersama Konsorsium RJJ dan PDSI selaku Drilling Contractor masih mampu membuktikan diri dengan komitmen kerja keras yang baik dan terukur sehingga memperoleh Penghargaan Nihil Kecelakan dari Kementerian Tenaga Kerja Republik Indonesia" ungkap Aldo.

"Penghargaan ini bisa menjadi pendorong dan penyemangat kami untuk merampungkan Proyek Strategis Nasional (PSN) kebanggan kita semua ini. Ini bukti komitmen dari Dirut PEPC yang disampaikan untuk diimplementasikan oleh GM Gas Proyek JTB secara luar biasa, juga komitmen dari Mitra Konsorsium RJJ dalam melaksanakan amanat membangun PSN. Selamat untuk kita semua, mari tetap teguh dalam Spirit to Zero, Zero Accident Kami Bekerja Selamat" tegas Aldo.

Dalam sambutannya, Menteri Ketenagakerjaan menyatakan angka kecelakaan kerja di Indonesia di tahun 2019 mencapai 130.923 kasus. Meskipun kasusnya turun dari tahun 2018 akan tetapi upaya untuk menciptakan lokasi kerja yang aman merupakan tanggung jawab bersama. "Area kerja yang aman dan sehat merupakan perwujudan Sustainable Development Goals point 8, Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi," ungkap Ida Fauziyah.