PEPC Garap Proyek Jambaran Tiung Biru Dengan Fokus Pada Keselamatan Kerja

Posted by Admin

Jakarta - PT Pertamina EP Cepu (PEPC) bagian Subholding Upstream Pertamina (SHU) yang dinahkodai PT Pertamina Hulu Energi (PHE) menyelenggarakan kegiatan kegiatan Management Walkthrough (MWT) secara virtual ke Proyek Pengembangan Gas Lapangan Unitisasi Jambaran-Tiung Biru (JTB) di Bojonegoro, Jawa Timur pada Senin (15/02).

Direktur Utama PEPC Awang Lazuardi menyampaikan beberapa milestone selama tahun 2020. Salah satunya adalah pencapaian lebih dari 29 juta jam kerja aman di proyek JTB. Jam kerja aman yang hampir menyentuh angka 30 juta ini patut dipertahankan agar proyek ini bisa berjalan secara aman. Selain itu tahun 2020 PEPC juga telah merampungkan drilling di semua sumurnya secara baik dan sukses, dengan efisiensi waktu maupun cost yang menggembirakan. "Well testing semua sumur hasilnya cukup memuaskan. Hingga hari ini proyek JTB secara keseluruhan telah mencapai 88 persen" ungkap Awang.

Awang menambahkan, komitmen management PEPC terhadap aspek keselamatan kerja adalah yang utama. "Tidak ada objective bisnis perusahaan yang penting dimana operasionalnya bisa mengesampingkan aspek HSSE. Semoga hal ini selalu diinternalisasi oleh seluruh tim PEPC sehingga semua pihak mampu menjalankan proyek ini secara selamat dan sukses" ujar Awang.

Awang menyampaikan pula sisa alokasi gas yang nanti diproduksi oleh JTB. Hingga saat ini, PEPC terus melakukan komunikasi intensif dengan berbagai pihak terkait dengan sisa alokasi gas tersebut. Diharapkan kedepan semua potensi gas yang ada dapat dioptimalkan pemanfaatannya sehingga produktivitas dan efisiensi bisa tercapai.

Dalam kesempatan yang sama Direktur Operasi PHE, Taufik Aditiyawarman menyampaikan apresiasi kepada seluruh Tim PEPC yang telah menerapkan protokol kesehatan secara ketat di masa pandemi. Selain itu Tim PEC juga dinilai berperan aktif dalam menjaga ketahanan energi nasional, dengan memberikan kontribusi terbaik kepada negara.

"Terima kasih dan apresiasi sebesar-besarnya kepada para perwira yang tetap produktif di masa pandemi ini serta tetap menjaga komitmen dalam menaati dan mematuhi kebijakan baik pemerintah maupun perusahaan dalam upaya menjaga keselamatan" tutup Taufik.

MWT virtual perdana tahun 2021 ini management melakukan komunikasi interaktif dengan para pekerja di lapangan seperti GPF dan drilling area. Selain jajaran management PEPC, Hadir juga Jajaran Dewan Komisaris dan Direksi PHE Subholding Upstream, Direktur PT Elnusa,Tbk serta perwakilan Management Pertamina EP.