RUPS Tahunan PT Pertamina EP Cepu Tahun Buku 2013 | PEPC Capai Peningkatan Laba Bersih

Oleh Admin

PT Pertamina EP Cepu (PEPC) menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan untuk tahun buku 2013 bertempat di Patra Office Tower Lantai 5, Ruang Banyu Urip pada Rabu, 23 April 2014 yang lalu. RUPS yang dipimpin oleh Komisaris Utama PEPC, Andri T. Hidayat, memaparkan tentang laporan tahunan Perseroan tahun 2013; laporan pengawasan Dewan Komisaris; usulan persetujuan atas Laporan Tahunan dan pengesahan Laporan Keuangan Perseroan Tahun 2013; usulan penetapan penggunaan laba; usulan penetapan penghargaan atas kinerja (Tantiem) dan penyesuaian renumerasi untuk Direksi dan Komisaris Perseroan; serta usulan penetapan kantor Akuntan Publik untuk melakukan audit tahun buku 2014.

Berdasarkan laporan Tahun Buku 2013, PEPC telah meraih peningkatan pendapatan usaha sebesar 20,09% dan peningkatan laba bersih sebesar 20,73% dari tahun sebelumnya. Secara keseluruhan dalam tahun 2013 kinerja PEPC menunjukkan perkembangan yang positif dengan perolehan laba bersih perusahaan di tahun buku 2013 mencapai US$ 33.636 ribu. Peningkatan laba bersih di tahun 2013 diperoleh dari hasil penjualan minyak mentah.

Beberapa pencapaian strategis yang telah berhasil diraih PEPC selama tahun 2013 dan menjadi highlights antara lain adalah Menteri ESDM telah menyetujui unitisasi Lapangan Jambaran (WK Cepu) dan Lapangan Tiung Biru (WK Pertamina EP) dan menetapkan PEPC sebagai Operator Lapangan Unitisasi Jambaran - Tiung Biru.

Kegiatan Operasi Perseroan tanpa kecelakaan kerja (TRIR=0 dan NOA= 0). Disetujuinya penyesuaian bagi hasil PEPC dalam pengelolaan lapangan Banyu Urip dari semula 85:15 menjadi 60:40 oleh Kementrian Energi Sumber Daya Mineral (KESDM) dan SKK MIGAS melalui side-contract.

PEPC juga telah mendapatkan lapangan Alas Dara Kemuning (ADK) yang dikelola oleh PT PEPC - ADK.

Peningkatan juga terjadi pada kapasitas produksi Early Production Banyu Urip dari 22.000 BOPD menjadi di atas 28.000 BOPD dan produksi kumulatif yang berhasil dicapai sebesar 36 juta Bbls (16.2 jt Bbls PEPC share). Dari sisi keuangan, PEPC mendapatkan opini “Wajar Tanpa Pengecualian” berdasarkan hasil audit tahun 2013.

Kinerja operasi PEPC pada tahun 2013 juga mencatatkan beberapa pencapaian yang signifikan, yaitu untuk kegiatan pemboran pengembangan lapangan Banyu Urip dari 13 sumur yang ditargetkan dalam RKAP 2013 (Rencana Kegiatan Anggaran Perusahaan) tercapai 15 sumur dalam realisasinya. Produksi EPF Banyu Urip pun mengalami peningkatan dari 10.800 BOPD menjadi 11.816 BOPD. Sehingga untuk proyek Banyu Urip di tahun 2013 realisasinya telah mencapai 77,5 % dari 87,1% target. Untuk proyek Jambaran-Tiung Biru tercapai aktual 1,79% dari 2,40% yang ditargetkan. Kinerja Key Performance Indicator (KPI) dan tingkat kesehatan PEPC sebagai perusahaan pada tahun 2013 realisasinya mencapai 111.49% dan dalam penilaian tingkat kesehatan perusahaan mendapatkan nilai 70 (Sehat A).

Di bidang Corporate Social Responsibility (CSR), PEPC telah mengeluarkan dana sebanyak Rp 2,3 milyar baik untuk bidang infrastruktur, pendidikan, keagamaan, lingkungan, kesehatan, sponsorship, bencana alam, donasi dan kesejahteraan masyarakat. Sementara untuk kegiatan CSR yang merupakan sinergi dengan Pertamina (Persero) di bidang pendidikan dan kesehatan, totalnya mencapai Rp 1,76 trilyun. Selama tahun buku 2013 tidak ada perkara hukum yang dihadapi oleh PEPC dan untuk pelaksanaan Good Corporate Governance (GCG) telah dilaksanakan secara berkelanjutan oleh seluruh jajaran perusahaan dengan dibantu oleh Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP).

RUPS PEPC Tahun Buku 2013 ini dihadiri oleh Pemegang Saham (Proxy) dari PT Pertamina (Persero), Muhamad Husen (Direktur Hulu); Pemegang Saham (Proxy) dari PT Pertamina Dana Ventura, Agus Baharudin (Dirut PDV); Komisaris Utama PEPC, Andri T. Hidayat; Komisaris PEPC, Bagus Sudaryanto; Komisaris PEPC, Insan Purwarisya L. Tobing; Komisaris PEPC, Elfien Goentoro; Direktur Utama PEPC, Amril Thaib Mandailing; Direktur Operasi PEPC, Mangasi Darma Gunawan; Direktur Pengembangan PEPC, Amran Anwar; Direktur Business Support PEPC, Musa Umbas; VP Subsidiary & Joint Venture, Muhammad Syahid (dan 4 orang timnya); Notaris, Marianne Vincentia Hamdani; dan Pjs. Corporate Secretary PEPC, Toto Triantoro.